Keuntungan Dan Kerugian Investasi - Si-Newbie

Minggu, 01 Maret 2020

Keuntungan Dan Kerugian Investasi

Di Indonesia sendiri, investasi sudah mulai berkembang dan banyak orang mencobanya. Ada berbagai jenis investasi mulai dari tanah, emas hingga saham. Namun kali ini akan membahas keuntungan dan kerugian investasi saham yang harus diketahui sebelum berinvestasi. Investasi bukanlah permainan untuk mengasilkan uang dengan cepat, ada resiko kerugian yang tinggi dalam sebuah investasi. Orang yang minim pengetahuan mengenai investasi saham cenderung akan cepat bangkrut.

Investasi saham memang begitu menarik, apalagi setelah mendengar kisah sukses seseorang. Banyak orang kemudian mencoba untuk berinvestasi. Tapi sebelum melakukan itu, ketahui terlebih dahulu keuntungan dan kerugian investasi saham. Khususnya bagi yang baru akan memulai atau sedang belajar.

Keuntungan dan Kerugian Investasi Saham

Keuntungan

  • Deviden

Jika belum tau mengenai hal ini, dividen adalah pembagian laba perusahaan yang dibagikan kepada seluruh orang yang memiliki saham di perusahaan tersebut. Semakin besar keuntungan yang didapat perusahaan tentu nilai dividennya akan semakin tinggi. Pembagian laba ini bergantung berapa besar saham yang dimiliki, umumnya dalam bentuk persen.
Ada dua jenis dividen yakni dividen tunai dan dividen saham. Deviden tunai berarti uang yang diberikan kepada pemegang sama secara tunai. Biasanya dihitung per satu lembar saham yang dimiliki. Sedangkan dividen saham merupakan nilai saham yang diberikan kepada pemegang saham dari perusahan. Sehingga nilai sahamnya akan bertambah.

  • Capital gain

Keuntungan lain dari investasi berasal dari capital gain atau kenaikan nilai saham. Ketika harga beli saham lebih rendah dibandingkan harga saat dijual, maka terciptalah yang namanya capital gain ini. Sebagai contoh ketika membeli sebuah saham di perusahaan Coca Cola dengan harga beli Rp. 5000 per lembar, kemudian dijual dengan harga Rp. 7000 per lembar, maka keuntungan dari capital gainnya sebesar Rp. 2000 per lembar. Jadi semakin banyak lembar saham yang dimiliki, maka keutungan saat nilai saham naik akan semakin tinggi. Capital gain biasanya terjadi setelah adanya proses transaksi jual beli di bursa efek.

Kerugian

  • Capital loss

Berbanding terlabik dengan capital loss yang merupakan penurunan nilai saham. Harga jual yang lebih rendah dibanding harga beli akan menimbulkan capital loss. Misalnya ketika harga beli saham Coca Cola per lembarnya Rp. 5000 kemudian saat dijual hanya Rp. 4000, maka capital lossnya sebesar Rp. 1000. Melihat contoh ini terlihat sangat kecil dan tidak akan membuat kerugian besar. Tapi bagaimana jika jumlah saham yang dimiliki sangat banyak. Kerugian yang akan dialami tentu akan lebih besar. Agar tidak mengalai capital loss, diperlukan analisa yang kuat mengenai perkembangan sebuah perusahaan yang akan diinvestasikan.

  • Suspend

Bagi yang sudah sering berhubungan dengan bursa saham, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah suspend ini. Jika mengalami suspend, maka saham tidak bisa dipedagangkan lagi. Biasanya ada masa berlaku suspend tersebut, jadi setelah suspend dicabut, maka saham bisa diperdagangkan kembali. Penyebab suspend ini bervariasi, mulai dari nilai saham yang menurun tidak wajar, perusahaan terkena pailit, perusahaan bermasalah dan lain sebagainya.
Jika ingin tetap berinvestasi, ada beberapa tips yang perlu diketahui khususnya bagi pemula. Investasikan uang yang dimiliki ke BUMN karena diangap pergerakan sahamnya stabil, hindari membeli saham untuk jagka pendek, gunakan uang dingin tidak lebih dari lima persen dari total aset yang dimiliki dan juga terus belajar untuk investasi saham.

Share with your friends

Give us your opinion